Shana A. Christina, S.H.

Kontrak yang buruk
baru terasa
setelah terlambat.

Saya menyusun dan memeriksa dokumen hukum untuk perorangan dan pelaku usaha, sebelum dokumen itu berubah jadi perkara.

Ceritakan persoalan AndaKonsultasi awal tanpa biaya
Potret Shana Alexassandra Christina, S.H.

Shana Alexassandra Christina, S.H.

Konsultan Hukum

Titik masuk

Anda sedang memegang dokumen yang mana?

Hampir semua orang datang sambil membawa satu lembar yang membuatnya ragu. Cari yang paling mirip dengan milik Anda, lalu lihat apa yang biasanya luput di dokumen itu.

01

Kontrak kerja

Karyawan, HR, pemilik usaha

Yang biasanya luput

Masa percobaan dicantumkan di kontrak waktu tertentu, padahal batal demi hukum. Alasan pengakhiran tidak diatur, sehingga kedua pihak menebak saat hubungan kerja berakhir.

Yang saya kerjakan

Saya periksa pasal per pasal terhadap aturan ketenagakerjaan, tandai yang tidak berlaku, lalu tulis ulang bagian yang bermasalah.

02

Perjanjian jual beli

Pembeli, penjual, pelaku usaha

Yang biasanya luput

Objek dan harga sudah disebut, tapi keterlambatan bayar tidak ada konsekuensinya. Saat satu pihak mundur, tidak ada dasar menuntut apa pun.

Yang saya kerjakan

Saya susun perjanjiannya lengkap dengan cara bayar, serah terima, akibat wanprestasi, dan jalan keluar bila dibatalkan.

03

Surat kuasa

Siapa pun yang mewakilkan urusan

Yang biasanya luput

Ditulis "untuk mengurus segala hal" tanpa batas waktu dan tanpa cara mencabut. Kuasa seluas itu bisa dipakai jauh melebihi maksud awal.

Yang saya kerjakan

Saya persempit ke perbuatan yang memang diperlukan, beri masa berlaku, dan atur cara pencabutannya.

04

Somasi

Yang menerima, atau yang mau mengirim

Yang biasanya luput

Somasi masuk lalu didiamkan sampai tenggat lewat, atau dibalas terburu-buru dan justru mengakui hal yang belum tentu benar.

Yang saya kerjakan

Saya susun jawaban tertulis yang terukur. Bila Anda yang mengirim, saya siapkan somasi dengan dasar, tuntutan, dan tenggat yang jelas.

05

Nota kesepahaman

Calon mitra usaha

Yang biasanya luput

Dianggap sekadar formalitas, padahal beberapa pasalnya mengikat. Atau sebaliknya, diandalkan seperti kontrak penuh padahal tidak mengikat apa pun.

Yang saya kerjakan

Saya pisahkan mana yang mengikat dan mana yang belum, supaya kedua pihak tahu persis sedang berdiri di mana.

06

Izin usaha dan OSS

Usaha baru dan usaha yang berkembang

Yang biasanya luput

KBLI yang dipilih tidak sama dengan kegiatan usaha yang benar-benar dijalankan. Nomor induk berusaha terbit, tapi izin lanjutannya tidak pernah diurus.

Yang saya kerjakan

Saya petakan kegiatan usaha Anda ke KBLI yang tepat dan urus prosesnya lewat sistem OSS berbasis risiko.

Tidak ada yang cocok? Persoalan hukum jarang datang dalam bentuk yang rapi. Kirim saja ceritanya, nanti saya sebutkan dokumen apa yang sebenarnya sedang Anda hadapi.

Sampai mana saya bisa membantu, dan di mana saya berhenti.

Yang saya kerjakan

  • Menyusun dan meninjau perjanjian, kontrak, dan nota kesepahaman
  • Pendapat hukum tertulis atas satu persoalan tertentu
  • Menyusun somasi dan menyiapkan jawaban atas somasi
  • Perundingan dan penyelesaian di luar pengadilan
  • Pengurusan izin usaha lewat OSS berbasis risiko
  • Pendampingan urusan ketenagakerjaan dan hubungan industrial

Yang bukan wilayah saya

Mewakili Anda beracara di pengadilan

Itu wewenang advokat berlisensi. Saya bukan advokat.

Membuat akta otentik

Akta jual beli tanah dan akta pendirian adalah wewenang notaris dan PPAT.

Konsultasi pajak dan pembukuan

Di luar bidang saya. Lebih baik ditangani konsultan pajak.

Menjanjikan hasil putusan

Tidak ada yang bisa menjanjikan itu, termasuk advokat sekalipun.

Kalau ternyata harus ke pengadilan

Kalau persoalan Anda memang harus dibawa ke pengadilan, saya tidak akan menahannya. Berkas, kronologi, dan bukti saya rapikan lebih dulu, lalu saya antar ke advokat yang menangani bidangnya. Advokat yang menerima berkas rapi bekerja lebih cepat, dan itu menekan biaya Anda.

Satu orang, dan Anda bicara langsung dengannya.

Tidak ada tim junior yang mengerjakan diam diam, tidak ada berkas yang berpindah tangan tanpa Anda tahu. Yang memeriksa dokumen Anda adalah orang yang sama dengan yang membalas pesan Anda.

Sejak 2018 pekerjaan saya mengenai dokumen: perjanjian korporasi di kantor hukum, perizinan usaha lewat OSS, sampai kontrak jual beli dan urusan ketenagakerjaan di perusahaan.

Pendidikan
Sarjana HukumUniversitas Mahasaraswati Denpasar2016 sampai 2020Lulus dengan predikat cumlaude
Fokus
Hukum PerdataOmnibus LawLegal DraftingLegal OpinionOSS RBA
Rekam jejak
LinkedIn
  1. 2022 sampai 2024

    Human Capital & General Affair

    PT Alun Indah

    Dealer resmi Mercedes-Benz. Menyusun perjanjian jual beli, addendum, dan surat kuasa, serta menangani hubungan pelanggan dari sisi legal.

  2. 2021 sampai 2022

    Human Resource & Legal

    PT Southeast Partnership Indonesia

    Perizinan perusahaan lewat OSS berbasis risiko, hubungan industrial, serta seluruh proses rekrutmen dan pelaporannya.

  3. 2018 sampai 2020

    Legal Secretary

    The Bali Law Firm

    Menyusun dan meninjau perjanjian korporasi dan nota kesepahaman, memastikan kepatuhan isi kontrak, serta membantu penanganan sengketa di dalam dan di luar pengadilan.

Biaya

Anda tahu angkanya sebelum saya mulai bekerja.

Ada tiga cara menghitung biaya. Yang dipakai tergantung bentuk pekerjaannya, dan disepakati di awal bersama Anda.

Per dokumen

Untuk satu pekerjaan yang jelas ujungnya, misalnya meninjau satu kontrak atau menyusun satu perjanjian.

Angka tetap, disepakati sebelum mulai.

Per jam

Untuk pendampingan yang lingkupnya belum bisa dipastikan, misalnya perundingan yang masih berjalan.

Dicatat dan dilaporkan per termin.

Bulanan

Untuk usaha yang rutin menandatangani dokumen dan butuh pemeriksaan berkala.

Kuota pekerjaan disepakati di awal bulan.

  • Konsultasi awal untuk memahami persoalan tidak dipungut biaya.
  • Angka disepakati tertulis sebelum pekerjaan dimulai.
  • Tidak ada biaya tambahan yang muncul di tengah jalan tanpa persetujuan Anda.

Besaran tarif bergantung pada rumitnya dokumen dan tenggat yang Anda butuhkan, jadi angkanya saya sampaikan setelah melihat berkasnya. Penawaran diberikan tertulis, dan berlaku sampai pekerjaan selesai.

Pertanyaan yang biasanya muncul lebih dulu.

Apakah Anda advokat?

Bukan, dan ini penting Anda tahu sejak awal. Saya sarjana hukum yang bekerja sebagai konsultan: menyusun dokumen, memeriksa isinya, memberi pendapat hukum tertulis, dan menyelesaikan persoalan di luar pengadilan. Untuk mewakili Anda di persidangan, yang berwenang adalah advokat berlisensi.

Kapan saya sebenarnya butuh advokat, bukan konsultan?

Ketika perkara sudah didaftarkan ke pengadilan, atau ketika Anda dipanggil sebagai pihak dalam perkara pidana. Sebelum titik itu, sebagian besar persoalan masih berbentuk dokumen dan komunikasi, dan di situlah saya bekerja.

Saya belum punya dokumen apa pun, apakah tetap bisa berkonsultasi?

Bisa, dan justru itu waktu terbaiknya. Menyusun perjanjian sejak awal jauh lebih murah daripada memperbaiki perjanjian yang sudah terlanjur ditandatangani, apalagi kalau salah satu pihak sudah mulai ingkar.

Saya di luar kota, bisa?

Bisa. Hampir semua pekerjaan ini berbentuk dokumen, jadi berjalan lewat email dan panggilan. Pertemuan tatap muka hanya bila memang diperlukan.

Berapa lama sampai dokumen saya selesai?

Peninjauan dokumen yang sudah ada biasanya lebih cepat daripada menyusun dari nol, karena menyusun dari nol menunggu kelengkapan data dari Anda. Perkiraan waktu saya sampaikan setelah melihat dokumennya, bukan sebelum.

Cerita dan dokumen saya aman?

Isi dokumen dan persoalan Anda tidak saya bagikan ke siapa pun tanpa izin Anda, termasuk sesudah pekerjaan selesai.

Pertanyaan Anda tidak ada di atas? Tanyakan langsung lewat WhatsApp, tidak dipungut biaya.

Siapkan tiga hal ini dulu.

Pesan pertama yang lengkap menghemat waktu Anda sendiri. Dengan tiga hal ini saya sudah bisa menyebutkan apa yang perlu dikerjakan dan berapa lama, tanpa perlu bolak balik bertanya.

  1. 01

    Dokumennya

    Foto atau pindaian dokumen yang jadi pokok masalah. Kalau belum ada dokumen, cukup ceritakan rencananya.

  2. 02

    Urutan kejadian

    Apa yang terjadi, tanggalnya kapan, dan siapa saja yang terlibat. Singkat saja, poin per poin.

  3. 03

    Hasil yang Anda harapkan

    Ingin dibayar, ingin keluar dari perjanjian, atau ingin memastikan aman sebelum tanda tangan.